.. Mengapa Kita Tolak Cinta-Nya ….??? …

Mengapa Kita Tolak Cinta-Nya?
Apa gerangan alasan kita menolak Cinta-Nya?
Padahal Dia telah melukis wajah kita menjadi begitu indah,
dan mengukir mata kita begitu bersinar?

Untuk apa kita tolak Cinta-Nya?
Padahal Dia dengan lembut menutup mata kita untuk tidur di malam hari,
dan membangunkannya di pagi hari dengan sabar…
sehingga segar jiwa raga kita?

Lalu, mengapa kita tolak Cinta-Nya?
Bukankah Dia dengan telaten telah menyediakan kita akan air,
ketika kita kehausan dan badan kita terasa kering?

Sebenarnya, apa yang mendasari kita menolak Cinta-Nya?
Padahal Dia dengan hati-hati memompa jantung2 kita,
dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh kita?

Jadi, apalagi dalih kita menolak Cinta-Nya?
Padahal Dia dengan penuh kasih menyediakan makanan bagi kita,
dan merawat kita dan memberi obat ketika kau sakit?

Kalau begitu, mengapa tak kita balas Cinta-Nya?
Yang telah memberi naungan ketika kepanasan,
dan menyarungkan selimut ketika kedinginan?

Entah apa lagi dasar pikiran kita untuk menolak Cinta-Nya?
Padahal Dialah yang telah menutup seluruh aib kita,
sehingga kita tetap merasa aman berjalan di bumi-Nya?

Apa dibenakmu sehingga kau menolak Cinta-Nya?
Padahal Dia telah meringankan bebanmu ketika kau merasa berat,
telah memperluas dadamu ketika gundah-gulana menguasaimu,
menjernihkan pikiranmu di kala ruwet?

Mengapa kita menjauhi Cinta-Nya?

Padahal Dia akan mendekat sedepa, ketika kita mendekat sehasta,
padahal Dia akan mendekati berlari, jika saja kita mau berjalan mendekati-Nya?

Mengapa, tak kita dekati Cinta-Nya?

Padahal Dia akan menerima kapanpun,
meski kita sering berpaling dari-Nya?

Bagaimana alasan kita, kita tak mendengar Cinta-Nya?

Padahal Dia selalu akan mendengar panggilan kita,
kapan dan di mana pun kita berada?

Sungguh, kau tak akan menemukan alasan apapun…
Selain kesombonganmu, keenggananmu, kebodohanmu. ..

Padahal semakin kita tolak Cinta-Nya,
semakin gelisah lah kita ,
semakin bingung kita ini….

Padahal semakin kita lupakan Cinta-Nya,
semakin kita melupakan diri kita sendiri…
semakin kita asing dengan diri kita sendiri

Sambutlah Cinta-Nya,
sekali ini saja,
Untuk selama-Nya…
Abadi Dalam Keabadian-Nya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s